Ketika persiapan telah komplit, guru pun telah mampu menggunakan metode pembelajaran yang tidak monoton, serta telah menggunakan media kontekstual, tetapi siswa belum menunjukkan hasil pembelajaran yang memuaskan, apakah ada yang kurang? bisa jadi faktor siswa penyebabnya, seperti siswa kurang konsentrasi, lelah karena dari pagi sudah mengikuti pembelajaran, capek karena aktivitasnya yang sama, dan lain sebagainnya. Kalau kita cermati pada awalnya grafik tingkat daya serap siswa terhadap apa yang disampaikan guru cukup tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, beberapa menit kemudian terjadilah penurunan memori atau tingkat daya serap siswa terhadap materi pelajaran. Untuk itu, guru kreatif harus mampu mengatasinya.
Ice breaker bisa dimanfaatkan guru untuk memecah kebekuan, memberikan penyegaran dan mengembalikan konsentrasi belajar siswa.







